Romo Herucokro Semono – Origins
Romo M. Semono Sastrohadidjojo( Romo Herucokro Semono )1900 – 1981 Sebelum tahun 1900, seorang isteri “padhemi” (isteri resmi), dibuang dalam arti diberikan kepada seseorang yang dinilai berjasa. Itu karena desakan seorang “selir” yang sangat dicintainya.Hal demikian, tidak jarang terjadi pada jaman itu.Isteri “priyagung” itu bernama Dewi Nawangwulan. Kepergiannya, disertai seorang dayang (emban), bernama Rantamsari. Dewi…
